<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Teknik Interior on Merawat Perabotan Kayu</title><link>https://merawatfurniture.com/categories/teknik-interior/</link><description>Recent content in Teknik Interior on Merawat Perabotan Kayu</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Thu, 12 Feb 2026 08:30:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://merawatfurniture.com/categories/teknik-interior/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Metodologi Restorasi Permukaan Furnitur: Analisis Teknik Penghilangan Noda Termal pada Material Kayu</title><link>https://merawatfurniture.com/posts/2026/02/metodologi-restorasi-permukaan-furnitur-analisis-teknik-penghilangan-noda-termal-pada-material-kayu/</link><pubDate>Thu, 12 Feb 2026 08:30:00 +0700</pubDate><guid>https://merawatfurniture.com/posts/2026/02/metodologi-restorasi-permukaan-furnitur-analisis-teknik-penghilangan-noda-termal-pada-material-kayu/</guid><description>&lt;p&gt;Fenomena noda putih atau &amp;ldquo;clouding&amp;rdquo; yang muncul pada permukaan furnitur kayu akibat paparan benda panas merupakan salah satu tantangan paling kompleks dalam bidang konservasi material interior. Secara teknis, noda ini bukanlah kerusakan pada serat kayu itu sendiri, melainkan sebuah anomali optik yang terjadi pada lapisan pelindung (&lt;em&gt;finishing&lt;/em&gt;) polimer, seperti pernis, lak, atau &lt;em&gt;shellac&lt;/em&gt;. Artikel ini akan membedah secara mendalam mekanisme pembentukan noda termal dan metodologi restorasi yang dapat diterapkan untuk memulihkan estetika serta integritas struktural lapisan pelindung tersebut.&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>